Tidur Mendengkur Berbahaya Bagi Kesehatan?

Tidur Mendengkur Berbahaya Bagi Kesehatan?

Apakah Anda mendengkur saat tidur? Apakah Anda sering merasa terganggu dengan suara dengkuran yang nyaring dari pasangan atau anggota keluarga Anda? Mendengkur memang merupakan fenomena yang lazim kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari. Saat seseorang mendengkur kadang terdapat periode berhenti bernapas sejenak saat tidur, atau yang disebut dengan sleep apnea. Tahukah Anda bahwa mendengkur saat tidur dan sleep apnea memberikan pengaruh buruk bagi kesehatan?

  • Stroke

Penelitian membuktikan bahwa mendengkur saat tidur berkaitan dengan kejadian atherosclerosis pada arteri carotis (penyempitan pembuluh nadi leher akibat penumpukan plak deposit lemak), yang pada akhirnya juga meningkatkan kejadian stroke. Semakin keras dan nyaring Anda mendengkur, Anda memiliki risiko lebih besar untuk mengalami stroke.

  • Penyakit Jantung

Sleep apnea diketahui berkaitan dengan penyakit jantung dan pembuluh darah. Data dari penelitian yang ada menunjukkan bahwa sleep apnea meningkatkan risiko terjadinya hipertensi (penyakit tekanan darah tinggi), aritmia (gangguan irama jantung), penyakit jantung koroner dan serangan jantung.

  • Nyeri Kepala

Mungkin ini salah satu penyebab nyeri kepala yang Anda alami pada pagi hari saat bangun tidur. Penelitian yang dilakukan terhadap 268 responden yang memiliki kebiasaan mendengkur saat tidur membuktikan bahwa terdapat hubungan antara insomnia dan sleep apnea dengan nyeri kepala.

  • Gangguan pada janin

Pada trimester akhir kehamilan, mendengkur umumnya disebabkan karena terjadinya peningkatan berat badan. Namun, Anda perlu berhati-hati karena mendengkur selama kehamilan dapat meningkatkan risiko terjadinya komplikasi pada janin.

  • Penurunan kepuasan seksual

Penelitian yang dilakukan terhadap 827 laki-laki menunjukkan bahwa intensitas dengkuran berkaitan dengan kepuasan seksual. Semakin keras dan nyaring mereka mendengkur, semakin rendah tingkat kepuasan seksual yang mereka laporkan dalam penelitian ini.

  • Gangguan Kejiwaan

Kejadian sleep apnea dapat mempengaruhi kesehatan jiwa Anda, mulai dari rasa tersinggung karena kurang tidur hingga depresi berat. Penelitian yang melibatkan 74 responden dengan kebiasaan mendengkur membuktikan bahwa kejadian depresi ringan dan kecemasan meningkat seiring dengan meningkatnya intensitas keluhan rasa kantuk pada siang hari (day sleepiness).

  • Cedera

Mendengkur saat tidur dan sleep apnea mengurangi kualitas tidur Anda, yang seharusnya menjadi waktu istirahat untuk membangun kembali energi. Rasa kantuk pada siang hari akibat kurangnya kualitas tidur dapat membahayakan diri Anda dan orang lain, terutama bila Anda sedang mengemudi. Penelitian yang dilakukan terhadap 618 orang dewasa selama 10 tahun menunjukkan bahwa kejadian kecelakaan lalu lintas meningkat dengan semakin besarnya rasa kantuk yang dialami pada siang hari.

 Nah, bagi Anda yang saat ini masih memiliki kebiasaan mendengkur saat tidur dan mengalami periode sleep apnea, sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter untuk mencegah timbulnya masalah-masalah kesehatan di atas.

Sumber: WebMD & www.everydayhealth.com


Categories: Gaya Hidup Sehat

Comments

comments