Tips Agar Tidak Mudah Sakit Saat Bulan Puasa

Tips Agar Tidak Mudah Sakit Saat Bulan Puasa

Tidak terasa kita sudah memasuki 10 hari terakhir Ramadan. Ibarat pelari, inilah saatnya untuk melakukan sprint.   Sudah tiba waktunya untuk meningkatkan intesitas dan kualitas ibadah untuk meraih ampunan dan pahala dari Allah SWT.

Nah, untuk menunjang cita-cita mulia tersebut, tentu kita juga harus menjaga kesehatan. Jangan sampai jadwal  ibadah anda terganggung oleh bersin-bersin karena flu, atau malah anda harus  mondok di rumah sakit karena terserang demam berdarah. Duh, jangan sampai ya!

Berikut ini sejumlah tips untuk menjaga kesehatan anda agar tetap fit menyambut 10 hari terakhir Ramadan:

  1. Sering mencuci tangan

Cuci tangan adalah langkah penting  untuk mencegah penularan infeksi. Bakteri dan virus yang menempel pada permukaan benda yang baru saja kita pegang, sangat mungkin masuk kedalam tubuh. Misalnya saja lewat uang kembalian di pasar, pegangan kereta yang baru saja disentuh penderita flu, dan banyak lainnya.

Mencuci tangan yang direkomendasikan adalah mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, atau boleh juga dengan menggunakan hand sanitizer. Waktu-waktu yang disarankan untuk mecuci tangan antara lain: sebelum makan, sebelum dan setelah menyiapkan makanan, sebelum dan sesudah kontak dengan orang sakit, setelah batuk atau bersin, dan setelah kontak dengan hewan, kotoran hewan atau sampah.

  1. Makan bergizi

Meskipun berpuasa, kita tetap harus menjaga kualitas makanan yang kita konsumsi. Pola makan sehat dengan gizi seimbang tetap dapat kita amalkan saat sahur dan berbuka. Berikut ini adalah anjuran pola makan sehat untuk berbuka dan sahur dari Dr. dr. Gaga Irawan Nugraha, SpGK, MGizi yang bisa kita ikuti:

Makanan sayur dan buah yang beragam akan bermanfaat untuk  memenuhi kebutuhan vitamin tanpa bantuan suplemen. Sejumlah vitamin dan mineral diketahui dapat meningkatkan imunitas tubuh, antara lain vitamin A, vitamin E,  zinc, selenium.  Vitamin A dapat diperoleh dari sayur dan buah-buahan yang berwarna oranye, merah, kuning, dan hijau tua. Biji-bijian merupakan salah satu sumber vitamin E. Zinc dapat diperoleh dari gandum utuh, daging, susu dan yogurt. Sedangkan selenium didapat dari  berbagai makanan nabati dan hewani (kadarnya tergantung kadar selenium dalam tanah).

  1. Jangan jajan sembarangan

Selama bulan puasa ini, semakin banyak jajanan yang ditawarkan untuk berbuka puasa. Berhati-hatilah saat memilih makanan atau minuman. Jika membeli es, pastikan bahwa es yang digunakan adalah es dari air matang. Perhatikan juga standar standar higienitas penjualnya. Semua hal ini perlu kita perhatikan agar tidak terserang penyakit yang masuk lewat saluran pencernaan seperti diare dan demam tifoid.

  1. Tidur yang cukup

Tidur yang cukup sangat membantu imunitas Anda agar tetap bekerja optimal. Penelitian menunjukkan bahwa kurang tidur dapat menurunkan sel T (salah satu komponen sistem kekebalan tubuh) dan meningkatkan sitokin yang memicu peradangan. Meskipun setiap individu memiliki kebutuhan yang bervariasi, National Sleep Foundation menyarankan durasi tidur selama 7-8 jam.

Selama puasa, terlebih saat mengejar 10 hari terakhir seorang muslim disarankan untuk mengurangi tidur dan menghidupkan malam dengan ibadah. Anda bisa menyiasatinya dengan mengganti jam tidur yang hilang dengan tidur siang sebelum dzuhur, sebagaimana yang diajarkan oleh Rasulullah SAW.

  1. Penuhi kebutuhan cairan

Untuk mempertahankan status hidrasi, orang dewasa membutuhkan cairan sekitar 30 mL tiap kilogram berat badan. Cairan yang cukup akan menjaga selaput mukosa saluran pernapasan tetap lembab, sehingga dapat meminimalisir terjadinya common cold atau influenza.

Baca juga: Bagaimana memenuhi kebutuhan cairan saat berpuasa

    6. Jaga kebersihan lingkungan 

Dahulu, wabah demam berdarah terjadi pada musim hujan. Namun, dengan adanya pemanasan global terjadi perubahan tatanan ekosistem sehingga kita tetap bisa menemui kasus demam berdarah sekalipun di musim kemarau. Pastikan  kebersihan lingkungan dengan menghilangkan potensi pertumbuhan nyamuk Aedes aegepty. Hal ini dapat dilakukan dengan membersihkan jentik nyamuk dari bak mandi dan menutup semua genangan yang mungkin menjadi tempat bertelurnya nyamuk.

   7.   Kontrol penyakit kronis yang dimiliki

Jika saat ini anda tengah menderita penyakit kronis seperti tekanan darah tinggi, diabetes atau yang lainnya. Pastikan bahwa penyakit anda tetap terkontrol dengan baik. Sekalipun sedang berpuasa, konsumsilah obat sesuai anjuran dokter. Jangan sembarangan merubah dosis dan cara minum obat tanpa berkonsultasi terlebih dahulu.

Semoga tips-tips tersebut dapat membantu anda untuk terus fit menjalankan ibadah selama bulan suci ini ya!


Categories: Gaya Hidup Sehat, Puasa

Comments

comments

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.