Tips Sehat Spesial Lebaran Bersama Dr. dr. Gaga Irawan N, SpGK, MGizi

Tips Sehat Spesial Lebaran Bersama Dr. dr. Gaga Irawan N, SpGK, MGizi

Salah satu fenomena unik yang terjadi setelah Idul Fitri adalah banyaknya berbagai masalah kesehatan yang muncul setelah lebaran. Hal ini banyak ragamnya. Mulai dari kenaikan berat badan, hingga meningkatnya kasus stroke dan serangan jantung di rumah sakit. Tentu diantara kita tidak ada yang ingin hal ini terjadi pada diri atau orang yang disayangi.  Apa saja tips yang bisa dilakukan untuk menghindari hal ini? Yuk kita simak informasi kesehatan berharga dari praktisi gizi medis, Dr. dr. Gaga Irawan Nugraha, SpGK, MGizi berikut ini!

Banyak keluhan yang muncul setelah lebaran, antara lain adalah kenaikan berat badan. Malah terkadang, kenaikan berat badan ini melebihi berat badan sebelum berpuasa. Selain itu beberapa indikator metabolik atau hasil laboratorium yang juga mengalami perubahan. Misalnya saja kolesterol dan  gula darah yang sebelumnya normal atau terkontrol justru menjadi naik. Fenomena ini menunjukkan bahwa  kita memang perlu menjadi lebih arif dalam mengkonsumsi makanan saat idul fitri atau lebaran.

Selama sebulan lamanya kita melakukan puasa, berbagai hormon berada dalam keadaan rendah. Saat hari pertama idul fitri, berbagai hormon akan mengalami penyesuain kembali. Hal ini ikut mempengaruhi berat badan juga.  Berat badan akan cepat kembali ke berat badan semula. Saat idul fitri,  tubuh  yang sebelumnya seolah kelaparan seringkali disikapi salah dengan makan terus

Sangat dianjurkan untuk orang-orang yang sudah mengalami :

  1. Obesitas
  2. Memiliki riwayat atau hasil lab yang kurang baik untuk parameter GDS, kolesterol maupun trigliserid

Sangat dianjurkan untuk hari kedua ramadhan melakukan saum sunnah berupa shaum syawal  dan kalau bisa dilakukan 6 hari berturut-turut. Sehingga setelah shaum syawal selesai, euforia lebaran juga sudah selesai dan keinginan makan yang banyak sudah berkurang.

Sementara untuk orang yang memiliki berat badan sudah ideal dan tidak   memiliki  masalah kesehatan, diperbolehkan makan hidangan lebaran. Yang perlu diingat adalah bahwa makanan yang berlebihan tidak baik kesehatan. Makanlah 3 kali sehari, dan selingannya dengan buah-buahan. Hal ini terutama untuk seseorang yang berusia diatas 40 tahun. Gaya hidup sehat harus semakin digiatkan!

Perhatikan makanan yang tinggi lemak!

Makanan tinggi lemak bisa ditandai dengan  makanan yang menggunakan santan yang kental. Hal ini bisa ditandai dengan minyak yang mengambang di masakan.  Selain itu, lemak atau gajih yang berasal dari hewan seperti ari sapi maupun ayam.

Perlu diperhatikan juga bahwa kue  kering yang kita sajikan juga tinggi lemak. Hampir semuanya menggunakan margarine dan kuning telur, sehingga sebenarnya tinggi lemak tinggi kolesterol. Bahan lain pembuat kue seperti tepung terigu, atau tepung beras meskipun tidak mengandung lemak, tapi dengan mudah akan dirubah menjadi lemak di tubuh. Selain itu, makanan tinggi lemak lainnya adalah kuning telur, jeroan, kulit dan kepala ikan.

Dr. Gaga berpesan bahwa selama lebaran jangan lupa minum yang cukup dan jangan lupa mengkonsumsi buah buahan segar. Serat dalam buah akan bermanfaat untuk mengikat lemak dan kandungan gizi nya baik untuk tubuh.   Buah sebaiknya dikonsumsi 2-3 jam sebelum makan, bukan sebagai pencuci mulut tapi sebagai alas perut.

Semoga tips dan informasi dari dr.Gaga bisa bermanfaat untuk menjaga anda tetap sehat setelah hari raya!

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1436 H, semoga amal ibadah kita diterima oleh Alllah SWT dan kita dikembalikan menjadi insan yang suci kembali. Melalu kesempatan ini, sehatmagz juga ingin mengucapkan mohon maaf apabila selama berinteraksi dengan pembaca, terdapat kesalahan dan kekurangan. Salam hangat, semoga tetap sehat sekeluarga!


Categories: Gaya Hidup Sehat, Puasa

Comments

comments

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.